Hasrat Hati Ingin

Menulis......
Menulis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Memikirkan kata pertama untuk dituliskan itu terasa cukup sulit, apalagi menuliskan kata-kata yang begitu banyak. Hasrat hati ingin untuk menulis, sangat ingin. Ingin sekali menjadi penulis terkenal nantinya, mempunyai deretan  hasil karya yang terpajang di rak tokoh buku di berbagai kota. Gue punya banyak teman yang lagi merintis karir dalam hal kepenulisan, ada yang fokus dibidang puisi, cerpen maupun dibidang novel. Mereka menyarankan kalau ingin bisa nulis, kita harus lebih banyak membaca, baca dan baca. apapun itu, tanpa terkecuali.
Dari kecil gue udah di sokong sama nyokap dengan berbagai majalah baik itu Bobo, Ina atau apalah namanya dulu untuk dibaca. Hobi banget kalo baca sesuatu yang ada gambarnya. Sampai SMA gue udah bisa beli buku bacaan sendiri dengan uang jajan, baik itu cerita remaja, tenlet maupun cerita misterius. Sampai sekarang gue udah kuliah masih selalu menyisihkan uang jajan untuk beli buku, hobi membaca bersarang di otak gue karena udah terbiasa dari kecil. Tetapi, dengan bacaan yang telah pernah gue baca, susah untuk menemukan kata pertama dalam menulis itu. Mungkin bahan bacaan gue masih belum cukup untuk dituangkan. Akhir-akhir ini gue mulai menyukai membaca bacaan yang berbau sastra, yang agak berat sedikit bacaannya daripada ceklit tenlet, metropop dan lainnya, tapi mereka juga sesekali diperlukan untuk merefresh otak.
Gue pernah sekali melihatkan hasil tulisan gue pada senior di komunitas teater gue, dia bilang tulisan gue masih ngambang, belum jelas jalan ceritanya, harusnya fokus pada satu jalur, tapi gue bawa kemana-mana. Nah karena kejadian yang tidak mengenakkan, laptop gue yang  digondol maling, akhirnya semua tulisan gue ikut dibawa sama si maling, alhasil gue gak mau lagi nulis. Sampai gue bikin blog itu dulu gara-gara tuntutan teater. Sekarang setelah support  dari beberapa teman lagi, gue mulai mencoba untuk menulis. awalnya sih mau menulis curhatan seperti ini dulu, semoga nanti terus berkembang.
Sekian dulu untuk malam ini, berharap selalu terbit tulisan-tulisan yang baru

Comments