Catatan Malam untuk Sang Kekasih
Hanya dua kata yang bisa mewakili semuanya yaitu "Rindu Kekasih". Sudah berapa lama aku tak berjumpa dengannya, jika dihitung dengan jari tangan tak cukup untuk mewakili waktu yang lama itu. Malam itu pertemuan pertama ketika aku dan dia dipertemukan oleh Tuhan. Malam yang sungguh indah, tanpa tetesan hujan serta banyaknya bintang-bintang kecil, di langit Jakarta yang sangat tebal dengan polusi ini. Tatapan indah, senyuman yang manis serta sentuhan lembut ketika pertama kali dia menjabat tanganku, disaat itu pulalah hatiku mulai berlabuh. Ada satu pertanyaan konyol yang ku tanyakan pada diriku sendiri. Apakah aku jatuh hati kepadanya? Tapi entahlah, aku pun tak tau apa yang sedang terjadi pada diriku. Hari-hari setelah pertemuan malam itu kulalui dengan begitu bahagia, yaahh tentu saja dengan seringnya aku menghabiskan waktu dengan dia. Aku mulai menyadari bahwa yang kurasakan pertama itu memang benar adanya, aku jatuh hati padanya. Aku mengucap syukur pada Tuhan karena t...